Karena terjadi situasi darurat COVID-19, maka dilakukan refocusing target penerima yang meliputi pekerja ter-PHK dan pekerja yang dirumahkan (unpaid leave), serta sektor UMK.

 

Dengan demikian maka dibutuhkan data pekerja terdampak COVID-19 pada sektor-sektor yang ada pada K/L terkait untuk diusulkan sebagai penerima Kartu Prakerja. Data tersebut kemudian diolah oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja untuk dilakukan sortir dengan prinsip skala prioritas, mengingat jumlah data yang masuk cukup banyak dan melebihi kuota yang ada.

 

Berdasarkan hasil sortir tersebut. Manajemen Pelaksana akan mengirim pemberitahuan melalui SMS untuk calon penerima agar melakukan pendaftaran online melalui situs resmi  Program Kartu Prakerja. Hal ini diperlukan karena merupakan amanat dari Perpres No.36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja, Pasal 10 ayat (2), yang menyatakan : “Pendaftaran Program Kartu Prakerja dilakukan secara daring melalui situs resmi Program Kartu Prakerja “. Sehingga calon peserta yang sudah terdaftar oleh Kementerian/Lembaga dan menerima pemberitahuan dari Manajemen Pelaksana tetap diharuskan melakukan pendaftaran melalui situs resmi dimaksud.